Setiap Manusia Berhak mendapatkan Hak-haknya untuk keberlangsungan hidupnya dan kemerdekaan sejati tanpa penindasan, penghisapan dan eksploitasi manusia atas manusia lainnya. Pemenuhan  Hak Asasi Manusia (HAM) adalah cerminan dari kehidupan berdemokrasi sejati yang terwujud dalam tatanan masyarakat dikarenakan tak ada demokrasi tanpa pemenuhan HAM itu sendiri atau HAM tidak mungkin eksis di suatu negara yang bersifat totaliter, namun sebaliknya negara  yang demokratis pastilah menjamin eksistensi  HAM. Suatu negara belum dapat dikatakan Demokratis apabila tidak menghormati dan melindungi Hak Asasi Manusia (HAM).
Rindu tak Merindu sama saja bohong
Jika kabar kau sembunyikan di balik sibuk tak berkabar
Bahkan alasanpun tak berucap sebelum rimbamu kupertanyakan
Perempuan Inisial F….
Jika bintang sudah tidak bisa lagi menemani
Biarlah ku bercumbu dengan kesunyian ini
Bertalu dengan kebodohanku
Banyak Regulasi tanpa landasan Hokum yang jelas kian menggelikan didalam ruang lingkup kampus dewasa ini. Regulasi-regulasi yang seharusnya mewakili kepentingan dan aspirasi mahasiswa tapi justru malah membatasi kebebasan berekpresi dari mahasiswa itu sendiri. Salah satunya adalah larangan terhadap mahasiswa untuk berambut panjang (gondrong).


Malam ini hening tiada berisik mengusik laju separuh malam
Kuanggap waktu  yang tepat untuk mata menjamah  lembar bacaan lama
fikirku masi relevan me-Refres otak yang kian dirundung bacaan liberal gradual kampus


Siapa kau …?
Wanita yang membuatku jatuh pada kubangan filsafat cinta
membuatku mencari kebenaran hakiki yang tersirat di balik kerudung panjangmu
membuat idealismeku merongrong jalar tapak tilas prasangka perasaan
membuatku hanyut termenung pada tengah malam hening