Seminggu yang lalu, penulis sempat mendapat kabar terkait adanya langkah upaya pembebasan lahan Hutan lindung yang berada di sebelah utara pegunungan wilayah desa Batetangnga. Setelah beberapa bulan sebelumnya lahan hutan lindung tersebut juga menuai persoalan terkait adanya oknum penjahat/mafia hutan bersama dengan Pemerintah desa setempat yang melakukan proses Illegal Loging. Kabarnya, sempat di usut sampai ke ranah hukum dan dalang dibalik semuanya sudah terdeteksi. Tapi entah mengapa sebelum melangkah ke proses hukum selanjutnya, laporan tersebut justru malah dicabut oleh pihak pelapor. Tetapi  mungkin ada pertimbangan-pertimbangan tertentu.
Sebuah kabar miris terdengar dari kampung halaman Desa Batetangnga, bahwa telah terjadi penghacuran Cagar Budaya “Bate Tangnga” salah satu dari “Tallu Bate” yang menjadi bagian penting dari proses sejarah perkembangan masyarakat Pattae khususnya masyarakat Batetangnga.